Big Data Analytics

Di era yang sudah sangat modern ini, penggunaan big data memang sangat penting. Namun sebelum membahas lebih lanjut, Anda harus tahu apa itu big data analytics? Orang mungkin sering mendengar istilah big data. Namun banyak juga orang yang belum paham makna big data itu sendiri.

Istilah big data analytics terdiri dari dua istilah, yakni big data dan analytics. Big data merupakan beberapa data digital yang punya kategori terstruktur, semi terstruktur hingga tidak terstruktur. Jumlah datanya sangat besar yang diperoleh dari suatu organisasi.

Adanya big data yang terkumpul ini nantinya akan diolah sehingga ada hasil informasi untuk pengambilan keputusan. Sedangkan analytics sendiri adalah kegiatan menganalisa yang dalam kondisi ini diperuntukkan bagi big data yang ada.

Manfaat Adanya Big Data

Tak dapat dipungkiri adanya big data menghasilkan banyak manfaat bagi penggunanya. Secara singkat, berikut ini beberapa manfaatnya:

  • Efisiensi dan efektivitas bisnis jadi meningkat
  • Menjadi ajang optimalisasi biaya dalam perusahaan.
  • Mendapatkan insight atas adanya pasar dan pelanggan.
  • Product development.

Secara umum, ada banyak sekali sektor yang bisa memanfaatkan big data analytics. Diantaranya ada sektor perbankan, kesehatan, ritel, pendidikan, telekomunikasi, teknologi, pemerintahan, asuransi, media hiburan, dan masih banyak lagi.

Implementasi Big Data Analytics

Meskipun saat ini sudah banyak perusahaan yang ingin menggunakan big data, namun banyak juga orang yang belum paham betul bagaimana tips dalam menggunakan big data ini. Maka berikut di bawah ini beberapa trik dalam implementasi big data:

  1. Menentukan Business Goal

 

Dalam setiap perusahaan pasti ada yang namanya business goals. Business goals ini harus didefinisikan dengan jelas sebelum diolah sebagai big data. Dengan definisi big data business goals yang jelas, maka proses hasil informasi yang akan didapatkan nantinya bisa lebih optimal.

 

  1. Memahami Stok Data

 

Tentu saja sebelum menggunakan metode big data anytics, harus ada stok data untuk diolah nantinya. Pemilik harus memahami betul data apa saja yang sekiranya sudah dimiliki oleh perusahaan. Begitu pula dengan data masa depan yang juga kemungkinan akan digunakan. Sehingga saat nanti membutuhkan data, pemilik bisa langsung scalling dan mempermudah proses.

 

  1. Selalu Melakukan Evaluasi

 

Evaluasi adalah tahapan yang cukup penting untuk mengecek proses berjalannya analisis data. Perlu dilakukan evaluasi arsitektir big data dan juga hardware dengan baik dan rutin. Sehingga informasi yang didapat nanti bisa lebih akurat dan optimal.

 

  1. Pengelolaan Tim Big Data

 

Nantinya akan ada yang namanya tim big data. Tim ini khusus menangani hal-hal yang berkaitan dengan big data. Tim ini fungsi dan kinerjanya sangat krusial bagi perusahaan. Maka selalu kelola tim big data dengan baik untuk bisa mencapai hasil yang maksimal juga.

 

  1. Lakukan Hybrid

 

Hybrid merupakan salah satu tindakan pada big data untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada data yang dikelola. Selain melakukan hybrid, sebaiknya Anda membuat Mukti deployment juga. Hal ini dilakukan untuk mencegah ada hasil cacat karena resiko dari pengolahan big data itu sendiri.

Karena pentingnya penggunaan big data analytics, maka kini banyak sekali perusahaan yang bekerja dalam bidang tersebut. Salah satunya ada bigbox. Bigbox ini sendiri merupakan perusahaan analisis big data yang dimiliki oleh Telkom Indonesia.

Sudah banyak penghargaan yang diraih oleh bigbox sebagai perusahaan big data analytics. Bigbox siap melayani kebutuhan untuk analisis big data perusahaan Anda dengan baik. Hasil lebih optimal dengan proses yang sudah jelas dan terjamin berkualitas.

Tinggalkan komentar